Minggu, 08 Juni 2008

Telapak Cinta


T. WIJAYA
Telapak Cinta

Saya. Telapak kaki ini telah menyentuh puluhan buah dada perempuan yang berharap saya dapat membuatnya terbang ke angkasa. Di angkasa mereka dipuja dan menari, disiram aroma bunga dari seluruh penjuru dunia.

Saya terkapar sebagai jiwa yang bergelora dalam bisikan yang tiba-tiba. Lalu lupa. Dan, merasa benar dalam kata-kata yang bodoh. Seperti seorang lelaki tua menjual foto anak-anaknya di pasar loak. Seusai salat, lelaki tua itu melamun di teras langgar. Tuhan, keluhnya, siapa yang sebenarnya membuat dunia hanya tangga rumah dan ikan-ikan di dalam perahu.

Lelaki itu 66 tahun di kampung Suro.

Saya. Melulu airnya coklat. Tai dan buntang kanyut. Saya mengaisnya, mencari airmu. Airmu yang selalu memberikan wajah-wajah mereka. Wajah-wajah kehilangan buah dada, yang saya injak. Saya injak.

Telapak kaki itu kupijat. Cucu mencium kepala. Anak mencium telapak tangan. Tetangga mengirim undangan pernikahan. Oi, saya berlari terlalu cepat. Melompati tangga rumah dari kampung-kampung yang kini hilang.

Saya. Buka jendela. Orang-orang membacakan zikir. Orang-orang membicarakan saya. Tidak ada wajah mereka. Semuanya suara. Putih. Putih. Tuhan, keluh saya, siapa yang sebenarnya membuat gunung itu tumbuh di dapur saya. Akar-akarnya melilit tubuh saya. Kurus dan gagal menemui perempuan yang dadanya saya injak. Injak.

Mereka pun mencuci pakaian dalam cucu dan suaminya.

2008

6 komentar:

Udo Z Karzi mengatakan...

halo bos. semoga masih ingat saya. sementara ini saya tinggal di pangkalan bun borneo.

T. Wijaya mengatakan...

masih ingat, masih ingat, masih ingat, aku menetap di Kalidoni. apa garapan yang terbaru bos

Anonim mengatakan...

kak tw semangat terus yo
jangan sampai sia-sia malem begadang siang tiduk, aku dukung nian.

webnyo bagus
putu

T. Wijaya mengatakan...

ralat. bukan siangnya tiduk. tapi bangun kesiangan. ya, tetap cari makan dong siang hari hehehe..selamat bekerja putu

Udo Z Karzi mengatakan...

rutinitas nulis/ngedit berita. selebihnya sesempatnya. tak ada target-targetan.

T. Wijaya mengatakan...

yang rutin itu kerja bos..hehehe..selamat bekerja dan selamat berutin, yang pasti akan ada ledakan! Ledak! salam buat keluarga dan teman2.

Video MUSI MENGALIR

Slide Keluarga